Sistem Penyiaran Indonesia. Kajian Strukturalisme Fungsional

Rp 66.000

[maxbutton id="8" url="http://bit.ly/6289628604274" ]

SKU: 29509915219 Categories: , , Tags: ,

Description

Kajian pengetahuan baru yang membahas teori-teori besar dari para ilmuwan akan memberikan ‘stimulasi intelektual’ tersendiri, karena hal ini bisa membuka cakrawala berpikir tentang kehidupan yang dapat ditulis menjadi karya monumental yang mendunia. Oleh karena itu, suatu teori perlu dikaji secara mendalam dan komprehensif mulai dari sejarah, akar pemikiran atau teori sebelumnya yang memengaruhi, substansi, kritik dan respons tanggapannya, serta perkembangan dan prospeknya di masa depan.
Teori Sosial bukan sesuatu yang terpisah satu sama lain, melainkan saling terkait, saling memengaruhi, bahkan saling berkompetisi. Kontestasi teoretisi tersebut menjadi menarik untuk diikuti beserta argumentasi yang mendasarinya, sehingga membuka cakrawala pemikiran pembaca yang lebih luas serta mampu menempatkan setiap pengetahuan baru mengenai suatu teori sosial pada proporsinya.
Buku ini hadir di antaranya untuk membumikan teori sosial tersebut dalam “fenomena penyiaran” di Indonesia, sekaligus menggunakan teori sosial sebagai pisau bedah. Pendekatan Strukturalisme Fungsional yang menjadi kajian utama dalam buku Sistem Penyiaran Indonesia ini dirasakan relevansinya, karena perkembangan dunia penyiaran di Indonesia mengikuti asumsi dari teoretisi Strukturalisme Fungsional.
Edisi Kedua buku ini ditambahkan beberapa kajian penting persoalan penyiaran di Indonesia karena di dalamnya mengandung banyak problematika dari berbagai segi. Di antaranya persoalan “kontestasi penyiaran” yang hingga kini belum menunjukkan solusi positifnya. Kontestasi semestinya bermakna suatu persaingan yang sehat, sebagaimana diidealkan oleh penyusun Undang-Undang Penyiaran No. 32 Tahun 2002, yakni adanya pembagian fungsi dan demokratisasi. Pada level pembagian fungsi undang-undang telah menyajikan tujuan penyiaran sehingga dikenal pembeda lembaga penyiaran: Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK), Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Lembaga Penyiaran Publik (LPP), dan Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB). Namun praktiknya, masing-masing lembaga penyiaran tersebut dari segi materi siaran dan perilakunya saling overlapping.
Buku ini sangat penting bagi kalangan akademisi—mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (FISIPOL), jurusan Komunikasi Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri (UIN), STAIN, serta mahasiswa Fakultas Hukum yang tertarik pada persoalan Hukum Penyiaran. Juga disarankan bagi praktisi media penyiaran yang ingin mendalami sistem penyiaran dari perspektif sosial.

Additional information

Pengarang

Redi Panuju

ISBN

978-602-1186-98-5

Cetakan

2

Jenis Cover

Art Carton 260 gr

Jilid

Perfect Bending

Kertas isi

Book Paper

Tahun Terbit

Jul-17

Ukuran

13.5 x 20.5

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Sistem Penyiaran Indonesia. Kajian Strukturalisme Fungsional”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like…

Didirikan pada 2003, PrenadaMedia Group berekomitmen untuk menghadirkan buku/referensi bacaan berkualitas bagi dunia pendidikan maupun umum. Komitmen tersebut terus dipelihara dab diwujudkan dengan bebagai kerjasama saling menguntungkan antara penerbit, penulis dan masyarakat pembaca.
Copyright 2020 Prenada Media. All Rights Reserved.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram