Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah

Rp 92.000

[maxbutton id="8" url="http://bit.ly/6289628604274" ]

[maxbutton id="6" url="https://play.google.com/store/books/details?id=vFY_DwAAQBAJ" ]

Description

Di Indonesia berlaku sistem ekonomi ganda (dual economic system), yaitu sistem ekonomi konvensional dan sistem ekonomi syariah. Dua sistem ini bergulir sejak dipraktikkannya sistem perbankan syariah, yaitu ditandai dengan lahirnya Bank Muamalat pada 1991. Kemudian ditindaklanjuti dengan lahirnya Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Dalam UU Perbankan tersebut, bank syariah disebut sebagai bank dengan sistem bagi hasil. Lalu pada 1998, disahkan UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Dalam UU Perubahan itu sudah digunakan istilah bank dengan prinsip syariah. UU Perubahan itu juga mengatur tentang perbankan sistem ganda (dual system banking), yaitu konvensional dan syariah. Istilah bank syariah dipertegas dengan lahirnya UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Selain itu, di Indonesia berkembang pula lembaga keuangan syariah nonbank, yaitu Lembaga Asuransi Syariah, Pasar Modal Syariah, Pegadaian Syariah, DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) Syariah, Koperasi Syariah, Perusahaan dengan Prinsip Syariah, Badan Wakaf, Badan Amil Zakat, dan BMT(Baitul Malwat Tamwil).

Perkembangan lembaga keuangan syariah, baik bank maupun nonbank, diikuti dengan perkembangan regulasi mengenai hukum ekonomi syariah yang merupakan payung hukum berlakunya lembaga keuangan syariah di Indonesia. Regulasi tersebut dalam bentuk Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, Peraturan Bank Indoneisa, Peraturan BAPEPAM-LK (Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan) yang sekarang disebut dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Fatwa Dewan Syariah Nasional, dan PERMA No. 2 Tahun 2008 tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, yang disusun sebagai pedoman hakim pengadilan agama dalam memeriksa dan memutus perkara ekonomi syariah.

Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia yang signifikan, menjadikan buku ini sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa. Buku ini diterbitkan dengan maksud membantu mahasiswa Fakultas Syariah, Fakultas Hukum (S-1 dan Pascasarjana Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Islam/Hukum Ekonomi Syariah dan Fakultas Ekonomi Prodi Ekonomi Syariah dalam mempelajari mata kuliah Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah . Selain itu, buku ini dapat pula dijadikan sumber bacaan bagi para praktisi hukum dan praktisi ekonomi syariah, para akademisi, dan masyarakat luas yang ingin mengetahui lembaga keuangan syariah di Indonesia.

Additional information

Pengarang

Dr. Mardani

ISBN

978-602-1186-77-0

Cetakan

2

Halaman

338

Jenis Cover

Art Carton 260 gr

Jilid

Perfect Bending

Kertas isi

Book Paper

Tahun Terbit

Jan-17

Ukuran

15 x 23

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like…

Didirikan pada 2003, PrenadaMedia Group berekomitmen untuk menghadirkan buku/referensi bacaan berkualitas bagi dunia pendidikan maupun umum. Komitmen tersebut terus dipelihara dab diwujudkan dengan bebagai kerjasama saling menguntungkan antara penerbit, penulis dan masyarakat pembaca.
Copyright 2020 Prenada Media. All Rights Reserved.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram