PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Historis dan Eksistensinya

Rp 77.000

[maxbutton id="8" url="http://bit.ly/6289628604274" ]

Description

PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Historis dan Eksistensinya

Sejarah Pendidikan_Islam di Indonesia telah dimulai sejak masuknya Islam ke Nusantara, para pedagang yang merangkap sebagai mubaligh dan pendidik; ketika itu telah memperkenalkan ajaran Islam kepada masyarakat pribumi. Pendidikan awal itu belum memiliki sarana dan fasilitas, belum ada jadwal dan materi tertentu, lebih banyak dalam bentuk pergaulan antara mubaligh/pendidik dan masyarakat sekitar. Setelah masyarakat Muslim terbentuk, mulailah dibangun masjid sebagai tempat ibadah dan pendidikan. Dengan demikian, tumbuhlah lembaga pendidikan awal yakni masjid. Di masjid dilaksanakan aktivitas ibadah shalat dan juga pendidikan Islam, memperkenalkan akidah dan ibadah serta belajar membaca Al-Qur’an.

Oleh karena semakin banyaknya peserta didik, sesuai arus dinamika perkembangan Islam, mulailah dibutuhkan lembaga pendidikan di luar masjid. Maka, tumbuhlah lembaga pendidikan pesantren, menasah, rangkang, dayah, dan surau. Lembaga pendidikan ini berkembang karena dukungan masyarakat dan kerajaan Islam kala itu.

Masuknya ide-ide pembaruan pemikiran ke Indonesia pada awal abad ke-20 yang dibawa oleh para pelajar Islam Indonesia yang pulang dari Timur Tengah, maka mulailah era baru dalam pendidikan Islam, yakni timbulnya dinamika dan perubahan pada lembaga pendidikan Islam. Pada masa itu muncullah madrasah sebagai institusi yang memadukan antara sistem pesantren dan sekolah, serta sistem pembelajarannya pun telah berubah dari sistem tradisional menjuju sistem modern. Lembaga pendidikan pesantren pun mengalami dinamika pula dengan munculnya beberapa pesantren modern.

Setelah kemerdekaan Indonesia, tumbuhlah berbagai lembaga pendidikan Islam yang disemangati oleh spirit pembaruan. Pesantren telah mengalami dinamika sehingga tumbuhlah pola pesantren yang berakar pada pola pesantren salafi  yang kuat berpegang pada tradisi awal mengkaji dan mendalami kitab-kitab klasik. Adapun pola pesantren modern telah mengombinasikan pengetahuan agama dan umum (sains) dalam kurikulumnya serta sistem pembelajarannya telah mengikuti sistem pembelajaran modern.

Lembaga pendidikan (sekolah) yang telah tumbuh sejak zaman kolonial Belanda, setelah kemerdekaan Indonesia dimasukkan mata pelajaran agama sebagai mata pelajaran yang wajib diajarkan di sekolah. Pendidikan agama ini pun mengalami dinamika pula. Pada mulanya pendidikan agama bersifat optional (pilihan), kemudian berkembang menjadi pelajaran wajib dan menjadi hak peserta didik. Buku ini menyajikan perjalanan panjang pendidikan Islam di Indonesia dari perspektif historis dan eksistensinya.

Additional information

Berat Buku (gram)

320

Cetakan

1

Halaman

282

ISBN

978-602-422-243-7

Jenis Cover

Full Color

Jilid

Perfect Bending

Kertas Isi

Book Paper

Pengarang

M.A., Prof. Dr. H. Haidar Putra Daulay

Tahun Terbit

September 2019

Ukuran

15 x 23

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Historis dan Eksistensinya”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like…

Didirikan pada 2003, PrenadaMedia Group berekomitmen untuk menghadirkan buku/referensi bacaan berkualitas bagi dunia pendidikan maupun umum. Komitmen tersebut terus dipelihara dab diwujudkan dengan bebagai kerjasama saling menguntungkan antara penerbit, penulis dan masyarakat pembaca.
Copyright 2020 Prenada Media. All Rights Reserved.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram